Berita & Informasi

PBA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Gelar Rapat Rencana Tindak Lanjut (RTL) Hasil Survei Pemahaman Visi dan Misi

Cirebon, 21 Agustus 2026 — Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan Rapat Rencana Tindak Lanjut (RTL) Hasil Survei Tingkat Pemahaman Visi dan Misi Program Studi, Jumat (21/8/2026), bertempat di Ruang Jurusan PBA Lantai 3.

Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas hasil survei pemahaman visi dan misi PBA yang melibatkan 213 responden, terdiri atas 79 alumni, 21 dosen, 96 mahasiswa, 10 tenaga kependidikan, dan 7 stakeholder. Survei tersebut merupakan bagian dari upaya penjaminan mutu internal untuk mengetahui tingkat pengetahuan, pemahaman, dan internalisasi visi-misi PBA di kalangan pemangku kepentingan. 

Tingkat Pemahaman Secara Umum Berada pada Kategori Baik

Berdasarkan hasil survei, tingkat pemahaman visi dan misi PBA secara gabungan mencapai 88,2% dan berada pada kategori Baik. Kelompok dosen memperoleh rata-rata 94,1%, alumni 90,3%, mahasiswa 83,7%, tenaga kependidikan 98,9%, dan stakeholder 93,9%. 

Hasil tersebut menunjukkan bahwa secara umum sivitas akademika dan pemangku kepentingan telah mengetahui serta memahami arah pengembangan PBA. Namun, rapat RTL menyoroti masih adanya kesenjangan antara mengetahui keberadaan visi-misi dengan memahami secara mendalam makna dan implementasinya.

Aspek mengetahui bahwa PBA memiliki visi dan misi resmi memperoleh capaian tertinggi sebesar 93,9%, sementara efektivitas sosialisasi visi dan misi memperoleh capaian relatif lebih rendah, yaitu 85,0%. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan ke depan perlu diarahkan bukan hanya pada penyampaian informasi tentang visi-misi, tetapi juga pada pemahaman makna dan penerapannya dalam aktivitas akademik. 

Mahasiswa Menjadi Fokus Utama Tindak Lanjut

Salah satu temuan penting yang menjadi perhatian dalam rapat adalah kelompok mahasiswa yang mencatatkan persentase terendah pada 8 dari 9 pernyataan inti. Secara keseluruhan, tingkat pemahaman mahasiswa mencapai 83,7%, masih dalam kategori Baik, tetapi lebih rendah dibandingkan kelompok responden lainnya. 

Tiga aspek yang memperoleh capaian relatif paling rendah pada mahasiswa adalah pemahaman terhadap misi ke-2 tentang penelitian dan pengembangan keilmuan kontemporer berbasis digital (79,2%), efektivitas sosialisasi visi-misi (81,2%), serta pemahaman keseluruhan rumusan visi PBA (81,2%). 

Berdasarkan kondisi tersebut, RTL mendorong agar sosialisasi visi-misi dilakukan secara berkelanjutan sepanjang masa studi mahasiswa, bukan hanya pada saat orientasi mahasiswa baru.

Memperkuat Sosialisasi dan Internalisasi Visi-Misi

Dalam rapat, Jurusan PBA membahas sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan internalisasi visi-misi. Salah satu langkah utama adalah menghadirkan kembali visi-misi secara rutin melalui bimbingan akademik, pengantar mata kuliah, dan kegiatan kemahasiswaan. 

Jurusan juga akan menyusun materi sosialisasi yang lebih sederhana, kontekstual, dan aplikatif, khususnya untuk menjelaskan makna frasa kunci dalam visi PBA seperti “Siber kelas dunia”, “unggul dan transformatif”, dan “nilai-nilai Islam moderat”, serta menjelaskan ketiga misi beserta contoh implementasinya dalam kegiatan akademik. 

Mengoptimalkan Media Digital dan Forum Interaktif

Hasil survei menunjukkan bahwa banner/pamflet/spanduk di lingkungan kampus, website resmi program studi/fakultas, dan media sosial resmi program studi merupakan kanal yang paling banyak diketahui responden untuk memperoleh informasi mengenai visi dan misi PBA. Sementara itu, penyampaian langsung oleh pimpinan program studi menjadi kanal yang paling sedikit disebut. 

Karena itu, PBA akan memperkuat sosialisasi melalui kanal yang lebih interaktif, antara lain video singkat, infografis, konten media sosial, serta forum tatap muka rutin, sebagai pelengkap media sosialisasi yang telah digunakan. 

Langkah ini diharapkan dapat membuat visi dan misi PBA lebih mudah dipahami, diingat, serta dihubungkan dengan aktivitas nyata mahasiswa dan sivitas akademika.

Memperluas Sosialisasi kepada Stakeholder

Rapat juga memberikan perhatian terhadap pemangku kepentingan eksternal. Meskipun kelompok stakeholder memiliki rata-rata pemahaman yang tinggi, yaitu 93,9%, aspek efektivitas sosialisasi justru memperoleh capaian terendah, sebesar 71,4%. Laporan mencatat bahwa jumlah responden stakeholder hanya tujuh orang sehingga hasil ini perlu dibaca secara hati-hati dan dikonfirmasi melalui survei dengan jumlah responden yang lebih besar. 

Sebagai RTL, Jurusan PBA akan memperkuat penyampaian visi-misi kepada mitra dan pengguna lulusan melalui forum kerja sama, MoU/MoA, maupun pertemuan dengan mitra dan pengguna lulusan. 

Survei Dilakukan Secara Berkala

Untuk memastikan keberlanjutan evaluasi, rapat juga menempatkan monitoring pemahaman visi-misi sebagai agenda penting. Survei pemahaman visi dan misi akan dilaksanakan secara berkala, misalnya setiap tahun akademik, dengan instrumen yang konsisten sehingga perkembangan tingkat pemahaman antarperiode dapat dibandingkan. 

Dengan demikian, hasil survei tidak hanya menjadi dokumen evaluasi, tetapi menjadi dasar untuk menjalankan siklus evaluasi–tindak lanjut–monitoring–perbaikan dalam sistem penjaminan mutu Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.

Menuju Internalisasi Visi-Misi yang Lebih Kuat

Rapat Rencana Tindak Lanjut (RTL) ini menegaskan komitmen Jurusan PBA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menjadikan visi dan misi sebagai bagian nyata dari kehidupan akademik, bukan sekadar rumusan yang tercantum dalam dokumen program studi.

Melalui penguatan sosialisasi, penyederhanaan materi, pemanfaatan media digital, forum interaktif, pelibatan dosen pembimbing akademik, serta komunikasi yang lebih intensif dengan mitra dan pengguna lulusan, PBA berupaya memastikan bahwa visi “Menjadi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Siber kelas dunia yang unggul dan transformatif berdasarkan nilai-nilai Islam moderat” dapat dipahami dan diimplementasikan oleh seluruh pemangku kepentingan.

Rapat Rencana Tindak Lanjut (RTL) hasil survei ini sekaligus menjadi langkah strategis PBA dalam memperkuat budaya mutu, internalisasi visi-misi, dan kesiapan akreditasi, serta memastikan bahwa arah pengembangan program studi benar-benar tercermin dalam pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, layanan akademik, dan pengembangan mahasiswa.

Keterkaitan SDGs:
SDGs 4 - Quality Education
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas